Yanto menambahkan, peternak yang ingin mendapatkan jagung subsidi harus bergabung dalam koperasi peternak. Koperasi dibagi dalam tiga kategori, yakni mikro, kecil, dan menengah.
“Peternak bisa menanyakan informasi lebih lanjut ke Dinas Pertanian dan Peternakan setempat,” ujarnya.
Meski realisasi penyerapan masih jauh dari target, Yanto optimistis potensi jagung di Cianjur cukup besar.
Kendati demikian, masih ada tantangan seperti minimnya petani yang menanam jagung hibrida dan persaingan harga dengan swasta.
“Kami terus berkoordinasi dengan dinas terkait dan kepolisian agar program ini bisa berjalan optimal,” tutur Yanto.
Program penyerapan jagung nasional ini merupakan penugasan langsung dari Presiden melalui Bulog, sebagai bagian dari upaya swasembada pangan dan stabilisasi harga pangan nasional.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…