Asep kemudian masuk melalui pintu belakang yang tidak terkunci. Di dalam, ia menemukan korban sudah tidak bernyawa dalam kondisi terikat.
“Pas masuk, korban sudah dalam kondisi terikat. Tangan dan kaki diikat, kepalanya ditutup plastik. Ada luka di bagian leher, seperti sayatan,” ungkapnya.
Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dugaan sementara mengarah pada tindak pembunuhan.
Asep menambahkan, korban pernah bercerita soal seorang teman lama yang sempat menginap di kontrakannya.
Setelah kunjungan itu, uang modal usaha sebesar Rp5 juta milik korban dilaporkan hilang.
“Korban pernah cerita ada temannya yang menginap, tapi besoknya uangnya hilang. Orang itu dicari tapi tidak ketemu sampai sekarang,” ujarnya.
Korban bahkan sempat mengunggah foto orang tersebut di Facebook untuk meminta bantuan publik. Namun, hingga kini identitasnya belum diketahui.
Meski begitu, sepeda motor korban masih berada di lokasi. Asep mengaku belum mengetahui pasti apakah ada barang lain yang hilang dari dalam kontrakan.
Saat ini, jenazah korban masih menjalani autopsi di rumah sakit untuk memastikan penyebab kematian.
Polisi terus mengembangkan penyelidikan guna mengungkap pelaku dan motif pembunuhan, sementara keluarga berharap pelaku segera ditangkap.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…