Pemeriksaan awal mengungkap seorang yang diamankan membawa senjata tajam. Polisi juga menduga beberapa orang mengonsumsi obat-obatan keras.
“Setelah dilakukan pemeriksaan, memang ada salah satu membawa senjata tajam. Ada juga yang mengonsumsi obat-obatan keras. Semuanya sudah ditangani Satreskrim dan Satnarkoba Polres Cianjur,” ujar Aang.
Ia menegaskan penindakan berlangsung tanpa aksi kejar-kejaran. Anggota Satreskrim berpakaian preman telah bersiaga sehingga dapat menghentikan rombongan dengan cepat dan aman.
“Tidak ada kejar-kejaran. Anggota Satreskrim yang berpakaian preman menghentikan kendaraan tersebut. Pemeriksaan masih berlangsung untuk mendalami peran masing-masing,” ucapnya.
Polres Cianjur masih menyelidiki asal-usul senjata tajam, dugaan penyalahgunaan obat-obatan keras, serta kemungkinan keterkaitan kedelapan orang itu dengan aktivitas geng motor.
Kepolisian memastikan KRYD akan terus digelar untuk menjaga keamanan masyarakat.
Operasi juga menyasar geng motor, balap liar, knalpot brong, dan pelanggaran hukum lainnya di Kabupaten Cianjur.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…