“Keluarga dan tetangga menduga korban mengalami depresi. Sebelumnya, korban juga sempat menunjukkan tanda-tanda seperti melamun dan menarik diri,” ujarnya.
Selanjutnya, Tim medis Polres Cianjur, didampingi dr. Tita dari Puskesmas Cikondang, langsung memeriksa jasad korban usai menurunkannya, sementara aparat kepolisian dan TNI menyaksikan.
“Hasil pemeriksaan menyatakan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Tanda-tanda kematian seperti lidah menjulur, anus keluar, dan keluarnya sperma menunjukkan bahwa korban meninggal karena gantung diri,” tambah Asep.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keluarga menolak autopsi di RSUD Cianjur. Keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai takdir.
“Keluarga menolak autopsi dan menyatakan ikhlas menerima peristiwa ini sebagai musibah,” pungkasnya. (RZ)
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…