Selanjutnya, mereka memamerkan dan menjual produk-produk ini dalam bazar sekolah sebagai bagian dari praktikum kewirausahaan.
Melalui pelatihan ini, siswa tidak hanya belajar menjahit tetapi juga memahami konsep dasar pemasaran dan pengelolaan bisnis.
Aan Darwati dan Siti Rahmawati, peserta pelatihan, mengungkapkan rasa senangnya mengikuti program ini.
“Saya sangat senang belajar menjahit. Keterampilan ini sangat berguna, dan saya bisa memanfaatkannya untuk membuat pakaian atau aksesori sendiri di rumah,” kata Aan.
PKBM Arsyad Unggul dan Cerdas berkomitmen untuk terus menghadirkan program pelatihan yang relevan dan bermanfaat bagi siswa.
Dengan program ini, sekolah berharap dapat memberikan keterampilan yang mendukung siswa menghadapi tantangan dunia kerja dan menciptakan peluang baru, terutama di bidang industri tekstil.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…