“Pengiriman dari mitra tidak lengkap dan beberapa bahan sulit didapat. Harga yang kami terima sering berbeda, sehingga kami menghitung berdasarkan pemakaian riil,” kata Dewi, Jumat, 27 Februari 2026.
Dewi mengakui terjadi miskomunikasi dengan mitra. Ia menyebut beberapa bahan seperti susu full cream dan kurma sulit diperoleh.
Dari kebutuhan sekitar 250 kilogram kurma, dapur hanya menerima 200 kilogram pada pagi hari sehingga distribusi sempat tertunda.
Untuk menghindari makanan basi, terutama menu basah seperti dimsum, dapur memutuskan mengirim bahan yang tersedia lebih dahulu.
Dewi memaparkan rincian harga menu, yakni bolu moka Rp6.500, dimsum Rp5.000, susu Rp3.500, kurma Rp4.000, serta dua butir telur Rp5.000.
Ia mengakui terdapat selisih harga sekitar Rp500 hingga Rp1.000 yang kemudian ditutup melalui sistem subsidi silang pada menu berikutnya.
“Kalau ada kelebihan anggaran saat memakai daging sapi, maka pada hari lain kami gunakan telur untuk menutup selisih. Pelaporan dan pencairan dana dilakukan per dua minggu,” ujarnya.
Dewi menegaskan pihaknya tetap mengacu pada Angka Kecukupan Gizi (AKG) meski menghadapi perbedaan harga antara wilayah kota dan Cianjur Selatan.
Ia memastikan dapur terus memperbaiki koordinasi dengan mitra agar distribusi dan kualitas menu MBG di Pagelaran lebih optimal.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…