Ahmad menambahkan, pengamanan melibatkan TNI, pemerintah daerah, PLN, Perumdam, relawan, mahasiswa, Basarnas, serta BPBD. Petugas juga memetakan titik rawan kecelakaan lalu lintas dan potensi bencana alam.
Ia menyebut jalur selatan Cianjur menjadi perhatian khusus karena kontur jalan berkelok mengikuti kondisi geografis. Namun, jalur tersebut masih layak dilintasi setelah dilakukan perbaikan di sejumlah titik.
“Jika jalur utama tidak mampu menampung lonjakan kendaraan, kami akan mengalihkan arus ke jalur selatan sebagai alternatif, terutama bagi pemudik tujuan wilayah selatan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, memastikan pemerintah daerah memperkuat dukungan infrastruktur dan layanan publik menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Ia mengatakan pemerintah memperbaiki kondisi jalan, memasang rambu lalu lintas tambahan, serta menyiapkan layanan kesehatan di sejumlah titik strategis.
“Kami mengacu pada evaluasi tahun sebelumnya yang berjalan lancar. Tahun ini kami tingkatkan kualitas pelayanan agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat mudik maupun arus balik,” pungkas Wahyu.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…