Ia menegaskan pentingnya pengelolaan anggaran desa secara efektif dan efisien.
Menurutnya, desa perlu memilih rabat beton karena lebih tahan lama dan bernilai ekonomis.
“Ke depan, desa harus mengefektifkan anggaran dan memprioritaskan rabat beton untuk pembangunan jalan desa,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Kadupandak, Yandi, menjelaskan pemerintah desa membiayai proyek rabat beton tersebut melalui APBD Provinsi Jawa Barat dengan total anggaran sekitar Rp98 juta.
“Pemerintah desa mengerjakan proyek Banprov ini secara swakelola dengan melibatkan warga Desa Kadupandak,” ujar Yandi.
Ia menambahkan, warga menggunakan molen sebagai alat utama dalam proses pengecoran beton.
Pelibatan masyarakat mempercepat pekerjaan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan.
Pemerintah desa berharap peningkatan infrastruktur jalan dapat memperlancar mobilitas warga serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…