“Kami sehari-hari makan kangkung. Kadang ada bantuan dari warga juga. Kalau penghasilan dari sampah kurang dari Rp20.000, ya kadang nggak cukup,” tuturnya dengan nada lirih.
Ketika ditanya tentang dokumen identitas seperti KTP atau Kartu Keluarga, Eti mengungkapkan bahwa dokumen-dokumen tersebut disimpan oleh anaknya.
“Saya punya anak, tapi kondisinya juga tidak mampu. Jadi, saya memilih tinggal terpisah supaya tidak membebani anak,” ungkapnya.
Yang lebih memilukan, selama bertahun-tahun tinggal di sana, Eti tidak pernah menerima bantuan apapun dari pemerintah daerah maupun desa.
Ia berharap suatu saat dapat memperoleh perhatian dari pihak pemerintah, terutama untuk kebutuhan sehari-hari dan tempat tinggal.
“Emak mah yang penting sehat dan bisa makan. Kalau soal tempat tinggal, ya bagaimana baiknya saja. Layak atau tidak, yang penting nyaman buat emak sama Abah,” pungkasnya. (RZ)
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…