“Tahuna jiga atah, kuduna mah pan kreatif dapurna, bisa digoreng, dipais tahu, atau tahu kecap, ieu mah pake kantong hungkul,” ujarnya, Selasa, 21 April 2026.
Ia juga mempertanyakan kompetensi dapur MBG yang seharusnya didukung tenaga ahli gizi dan juru masak profesional.
“Komo dapur SPPG kan boga ahli gizi, chef bersertifikat jeung pangalaman, tapi menu na teu ngagambarkeun kualitas éta, malah tahuna jiga atah di plastikan,” katanya.
Warga mendesak pengelola segera mengevaluasi kualitas menu MBG agar lebih layak, bergizi, dan diolah dengan baik, terutama karena diperuntukkan bagi balita dan ibu menyusui.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala SPPG Sindanglaka 3 belum memberikan tanggapan meski telah dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp dan panggilan telepon dalam beberapa hari terakhir.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…