“Yang hadir di sini adalah para asatidz, penggerak pendidikan di tingkat paling bawah. Mereka menyampaikan sejumlah persoalan yang cukup mendesak, seperti kekurangan alat ajar, infrastruktur sekolah yang tidak memadai, hingga menurunnya jumlah murid karena kebijakan penambahan kelas di sekolah formal,” ujar kang Onni.
Ia menekankan, penurunan peserta didik mengancam keberlangsungan lembaga pendidikan keagamaan.
Legislator asal Cianjur itu pun berjanji menindaklanjuti dengan langkah nyata.
“Saya minta tim untuk turun langsung ke lapangan, mendokumentasikan kondisi yang terjadi, dan mengumpulkan data faktual. Nantinya akan kami sampaikan ke fraksi untuk diteruskan ke pihak eksekutif baik di kabupaten maupun kementerian terkait,” tegasnya.
Onni berharap, melalui koordinasi intensif dengan pemangku kepentingan, solusi konkret dapat segera diwujudkan untuk memperkuat pendidikan diniyah di wilayah tersebut.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…