Pejabat Sementara (PJ) Kepala Desa Bunijaya, Asep Mulyadi, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut longsor dipicu oleh curah hujan tinggi yang berlangsung sejak sore hingga menjelang malam hari.
“Kalau untuk rumah warga aman, tidak ada yang terkena karena lokasi longsor jauh dari permukiman,” kata Asep, Minggu, 7 September 2025.
Proses pembersihan material longsor masih dilakukan secara gotong royong oleh aparat desa dan warga.
Akses menuju Curug Ngebul untuk sementara waktu ditutup dan diperkirakan masih memerlukan waktu hingga jalur benar-benar aman dilalui.
“Pengunjung sebaiknya bersabar dulu sampai jalur kembali normal. Kami sedang berupaya membersihkan sisa material,” pungkasnya.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…