“Kami tidak menuntut ganti rugi. Kami hanya ingin jaringan listrik stabil. Kalau dalam sepekan tidak ada perbaikan, kami akan datang lagi,” tegasnya.
Sementara itu, Manager ULP Tanggeung, Egi Kusmiprayogi, menjelaskan gangguan listrik dipicu cuaca ekstrem yang melanda Cianjur Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Hujan deras dan angin kencang menyebabkan pohon dan tiang listrik tumbang.
“Intensitas hujan dan angin cukup tinggi. Beberapa pohon tumbang menimpa jaringan. Ada tiang listrik roboh dan jaringan SUTM (Saluran Udara Tegangan Menengah) putus,” ujar Egi.
Ia memastikan PLN bergerak cepat melakukan perbaikan dan normalisasi sistem kelistrikan secara bertahap.
“Kami amankan lokasi, perbaiki jaringan, dan pulihkan sistem dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas dan masyarakat,” katanya.
PLN UP3 Cianjur juga menyiagakan 266 personel di seluruh wilayah kerja untuk mempercepat penanganan gangguan.
Petugas berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengantisipasi potensi gangguan lanjutan akibat cuaca ekstrem.
Warga berharap PLN segera menstabilkan pasokan listrik agar aktivitas dan ibadah Ramadan tidak lagi terganggu.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…