“Korban mendapatkan perawatan intensif, termasuk tindakan jahitan pada beberapa luka robek serta pemberian Vaksin Anti Rabies (VAR). Setelah satu hari dirawat, kondisinya membaik dan stabil sehingga diperbolehkan pulang,” ujar Raya Sandi, Jum’at, 30 Januari 2026.
Ia menambahkan, meskipun telah dipulangkan, kondisi kesehatan korban tetap dalam pengawasan tenaga medis melalui puskesmas setempat selama masa pemulihan di rumah.
Pihak RSUD Sayang Cianjur memastikan seluruh proses penanganan dilakukan secara cepat dan profesional.
Pemberian VAR menjadi langkah penting mengingat risiko rabies akibat gigitan hewan liar yang dapat membahayakan keselamatan korban.
Dengan kondisi yang semakin membaik, korban kini dapat melanjutkan pemulihan bersama keluarga.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…