“Petugas standby 24 jam. Fokus layanan mencakup pemadam kebakaran, kebencanaan, dan layanan kesehatan seperti ambulans. Semua gratis, ditanggung Pemda,” kata Rahmat.
Rahmat menambahkan, Kominfo terus memperkuat sosialisasi layanan darurat tersebut dengan pemasangan baliho serta kampanye masif di media sosial.
“Kami ingin layanan ini mudah diingat. Media sosial menjadi saluran paling gencar agar masyarakat semakin mengenal 112,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Bupati Cianjur menekankan pentingnya percepatan respons laporan darurat melalui layanan terpadu itu.
Untuk kejadian yang berkaitan dengan tindak kriminal, laporan akan langsung diarahkan ke kepolisian atau damkar sesuai kewenangan.
Rahmat turut mengapresiasi PWI Cianjur sebagai penyelenggara kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada PWI Cianjur. Kegiatan ini bagian dari keterbukaan informasi publik dan sangat membantu sosialisasi 112. Mudah-mudahan Pemda benar-benar membuktikan siap melayani masyarakat,” pungkasnya.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…