Pigai mengatakan media harus menyampaikan kritik, tuntutan, dan aspirasi masyarakat kepada pemerintah.
Menurut dia, media juga harus membantu masyarakat memahami kebijakan pemerintah secara utuh.
“Kami tidak ingin ada tuduhan pers mati karena pemerintah. Pers harus tumbuh dan menjadi besar,” katanya.
Pigai menegaskan pers berperan menerangi bangsa melalui informasi dan pengetahuan.
“Tanpa pers, dunia akan gelap. Pers membuat masyarakat lebih cerdas dan membuka wawasan publik,” ucapnya.
Panitia menghadirkan sejumlah narasumber nasional dalam kegiatan tersebut. Mereka membahas isu HAM, teknik wawancara, penulisan berita, dan perlindungan ruang sipil.
Narasumber yang hadir antara lain Prof. Hafid Abbas, Prof. Makarim Wibisono, Wahyu Dhyatmika dari Tempo, Wahyudi Djafar, Siti Aminah Tardi, dan Ifdhal Kasim.
Panitia juga menggelar capacity building, pre-test, post-test, serta penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta pada penutupan kegiatan.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…