Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka akibat kejadian tersebut. Sementara itu, nilai kerugian masih dalam proses pendataan.
Menurut Daeng, kebutuhan paling mendesak saat ini adalah pasokan air bersih. Karena itu, BPBD Kabupaten Sukabumi telah mengirimkan dua mobil tangki air bersih.
Masing-masing tangki membawa 5.000 liter air untuk memenuhi kebutuhan warga.
Selain distribusi air bersih, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cicurug bersama Pemerintah Desa Nanggerang, Tagana, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, relawan, dan masyarakat melakukan asesmen di lokasi terdampak.
Hingga kini cuaca di wilayah terdampak dilaporkan cerah. BPBD Kabupaten Sukabumi terus memantau perkembangan situasi dan menyiapkan penanganan lanjutan apabila musim kemarau masih berlangsung.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…