Keluarga korban kemudian melaporkan kasus ini ke kepolisian. Laporan tersebut telah terregistrasi sebagai dasar penyelidikan lebih lanjut.
“Kami berharap aparat penegak hukum menangani kasus ini secara serius karena menyangkut perlindungan anak dan keamanan di lingkungan pendidikan,” kata keluarga korban.
Sementara itu, Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan sebelum mengambil langkah lanjutan.
“Kami menindaklanjuti laporan ini sesuai prosedur dan menunggu hasil pemeriksaan. Apa pun hasilnya akan kami tindak lanjuti,” ujarnya.
Ia menegaskan, Disdikpora akan menjatuhkan sanksi tegas jika terbukti terjadi pelanggaran.
“Kami akan memberikan sanksi sesuai ketentuan, mulai dari administratif hingga berat, bergantung pada hasil pemeriksaan,” katanya.
Untuk menjaga objektivitas, Disdikpora akan berkoordinasi dengan Inspektorat dalam proses klarifikasi.
“Kami melibatkan Inspektorat untuk memastikan penanganan berjalan sesuai fakta,” ucapnya.
Disdikpora juga menegaskan komitmennya memperkuat pembinaan dan pengawasan terhadap tenaga pendidik.
“Kami terus meningkatkan pembinaan dan pengawasan agar lingkungan pendidikan tetap aman,” tandasnya.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…