Ia menilai Bank BJB sudah memiliki skema pembiayaan yang dapat dikembangkan untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Salah satu program yang dinilai potensial ialah Kredit Mesra. Menurut Kang Onnie, program itu hanya memerlukan penyesuaian agar menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Program seperti Kredit Mesra tinggal dimodifikasi sedikit saja. Konsep ini sudah berhasil diterapkan di Bangladesh melalui Grameen Bank dan terbukti membantu banyak UMKM berkembang,” katanya.
Kang Onnie menegaskan akses pembiayaan yang mudah, aman, dan terjangkau dapat menjadi solusi untuk menekan penggunaan pinjol berbunga tinggi.
Ia juga menilai kinerja keuangan Bank BJB cukup kuat untuk mendukung perluasan layanan pembiayaan kepada masyarakat.
Selain itu, Bank BJB terus memperkuat transformasi digital melalui berbagai layanan transaksi non-tunai.
“Sekarang keuntungannya sudah bagus dan cukup menjanjikan. Pengembangan layanan digital seperti QRIS juga terus berjalan,” tandasnya.
Kang Onnie berharap setiap kebijakan terkait perluasan peran Bank BJB melalui kajian yang matang. Langkah itu penting untuk menjaga kesehatan bisnis perbankan sekaligus melindungi masyarakat.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…