Ia menjelaskan DPRD Jawa Barat mendorong agar program kebudayaan dipertunjukkan secara rutin di tengah masyarakat melalui konsep Sapa Budaya.
“DPRD Provinsi mengusulkan agar program budaya bisa ditampilkan secara berkala,” ujarnya.
Kang Onnie menyebut alasan memilih Desa Jamali sebagai lokasi kegiatan karena desa tersebut memiliki tradisi Maenpo yang telah mendunia.
“Saya pilih Jamali karena ada Maenpo, silat legend yang sudah dikenal luas,” ucapnya.
Antusiasme warga terlihat dari ramainya sambutan terhadap setiap penampilan seni yang disajikan.
Para pelestari budaya juga mengaku senang karena silat dan Jaipong kembali ditampilkan di ruang publik.
“Antusiasnya luar biasa, terutama dari perguruan silat yang berharap bisa tampil lagi di kegiatan berikutnya,” kata Onnie.
“Pelaku budaya pun sangat senang karena karya mereka bisa dinikmati langsung masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan Sapa Warga Berbasis Seni dan Budaya diharapkan menjadi agenda rutin untuk memperkuat pelestarian seni tradisi di Cianjur dan daerah lain di Jawa Barat.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…