“Kami ingin menjauh dari kegiatan hura-hura, apalagi gempa baru saja mengguncang Cianjur. Mari kita bersama-sama berdoa untuk para korban dan perdamaian Kabupaten Cianjur,” tambahnya.
Kampanye akbar bertema Istighosah dan Senandung Religi ini dimulai pukul 13.00 WIB, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Acara dilanjutkan dengan pertunjukan seni Mamaos dan Maenpo (seni bela diri khas Cianjur), serta diakhiri dengan sholat Ashar berjamaah bersama para ulama di lapangan.
Sedikitnya 56 ulama dari 32 kecamatan di Cianjur turut hadir dalam acara ini. Beberapa di antaranya adalah KH. Kamali Abdul Ghani, KH. Rudi Jamaludin, KH. Abbas Hasan Basri, Habib Ahmad Al Haddad, dan KH. Pipin S. Arifin. Selain itu, sejumlah ulama senior seperti KH. Abdul Wahid Al-Qudsi, KH. Ahmad Suhendar, dan KH. Deni Ramdani juga turut memberikan dukungan.
Acara ini semakin meriah dengan penampilan musik religi dari Sabyan Gambus, yang turut menghibur ribuan peserta yang hadir. Dengan rangkaian kegiatan ini, Herman-Ibang ingin menyampaikan pesan perdamaian dan kebersamaan, sekaligus mengajak masyarakat Cianjur untuk bersatu dalam doa dan harapan (Red)
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…