Selanjutnya, Dedi menegaskan bahwa dirinya sudah memberikan teguran sejak awal menjabat di Polsek Tanggeung, namun para penambang tetap membandel.
“Saya sudah menegur mereka sejak awal bertugas. Tapi mereka tetap ngeyel. Kebetulan kemarin juga Wakil Bupati Cianjur, Abi Ramzi, sempat mengunjungi lokasi. Mungkin dari situ juga langsung dicek aktivitasnya,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa Kapolres Cianjur langsung menginstruksikan penutupan ini. Bersama unsur Forkopimcam, Polsek Tanggeung langsung turun ke lapangan untuk menindaklanjuti.
“Tadi pagi sudah tidak ada aktivitas. Kami juga sudah memberikan imbauan agar tidak ada lagi aktivitas tambang ilegal di wilayah ini,” ucapnya.
Dedi menyebutkan bahwa aktivitas galian tersebut sudah berlangsung sejak lama, bahkan sebelum dirinya menjabat. Karena akses lokasi hanya bisa dilalui oleh truk engkel dan tidak ada alat berat, aktivitasnya sulit terpantau.
“Intinya, jangan sampai ada lagi kegiatan yang merusak alam di wilayah Kecamatan Tanggeung. Penutupan ini juga sudah kami sampaikan di grup Forkopimcam Tanggeung,” tegasnya. (RZ)
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…