Selain mengecam, HMI juga menyerukan solidaritas dari berbagai organisasi mahasiswa dan masyarakat sipil untuk mengawal proses hukum dan pemulihan korban.
Ridha menilai insiden Bomero adalah potret suram hubungan antara rakyat kecil dan pemerintah daerah yang gagal membangun komunikasi berbasis keadilan sosial.
“Pemerintah harus belajar dari tragedi ini. Rakyat perlu diajak berdialog, bukan diserang dengan pentungan,” kata Ridha.
HMI mendesak Pemkab Cianjur segera membuka ruang dialog terbuka dengan pedagang Pasar Bomero demi mencari solusi manusiawi dan berkeadilan.
Menurut mereka, tindakan koersif hanya akan memperlebar jurang antara penguasa dan rakyat.
Peristiwa ini kini menjadi sorotan publik Cianjur. HMI menegaskan, pihaknya akan menempuh langkah advokasi bersama lembaga bantuan hukum agar korban mendapatkan perlindungan dan keadilan sosial.
“Keadilan sosial dan keberpihakan pada rakyat kecil adalah prinsip dasar yang harus ditegakkan dalam setiap kebijakan publik,” pungkas Ridha.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…