“Masih ada yang belum memiliki Sertifikat Penjamah Makanan, Sertifikat Laik Air, Sertifikat Halal, maupun Sertifikat Laik Higiene Sanitasi. Ini berbahaya bagi keselamatan siswa,” kata Ridha, Kamis, 2 Oktober 2025.
Ia menegaskan, pemerintah dan stakeholder terkait harus segera memperketat pengawasan.
“Tanpa evaluasi menyeluruh, program yang seharusnya menyehatkan bisa menjadi bumerang,” ujarnya.
Data pemerintah mencatat lebih dari 450 ribu siswa menjadi penerima manfaat MBG di Cianjur.
HMI memperingatkan, jika pengawasan tidak dibenahi, program gizi gratis ini justru berpotensi merusak kesehatan generasi muda.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…