Karena itu, orangtua kini menunggu realisasi janji SPPG Hegarmanah III untuk mengganti seluruh makanan yang sebelumnya dinilai tidak layak konsumsi.
Sementara itu, Kepala SPPG Hegarmanah, Febri Ilham, mengakui adanya persoalan dalam distribusi MBG.
Ia menyatakan pihaknya telah meminta maaf dan menyepakati sejumlah perbaikan.
“Tadi sudah mediasi dengan kepala sekolah dan orangtua, solusinya kedepannya dari segi pengiriman di perbaiki berikut menu,” kata Febri.
Ia juga memastikan, menu MBG yang sempat didistribusikan pada Jumat akan ditarik dan diganti pada penyaluran berikutnya.
” Untuk produk sudah kami suruh tarik di ganti di pengiriman selanjutnya,” ucap Febri.
Menurutnya, kesalahpahaman terjadi karena makanan dikirim pada Jumat saat siswa telah pulang sekolah, lalu disimpan hingga Senin.
Skema ini, kata dia, akan dievaluasi agar tidak terulang.
“Jadi kronologisnya pengiriman ke SD hari Jum’at, dari pihak sekolah diberikannya hari Senin, saya akan kroscek terlebih dahulu sebelum mengirimkan,” pungkasnya.
Oleh karena itu, orangtua siswa SDN Sukasarana kini menuntut pertanggungjawaban SPPG untuk mengganti makanan MBG yang tidak sesuai.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi menegaskan komitmennya menghadirkan kepolisian yang humanis, transparan, dan dekat…
RUANGPOJOK.COM - AKBP Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H. resmi menjabat Kapolres Sukabumi menggantikan AKBP Samian.…
RUANGPOJOK.COM - Komisi III DPRD Jawa Barat melakukan kunjungan kerja ke Bank BJB Syariah Cabang…
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…