“Cianjur memiliki lahan pertanian sekitar 66 ribu hektare, 70 persen di antaranya ditanami padi dan palawija, terutama di wilayah selatan. Potensi ini besar, tinggal bagaimana kita dorong anak-anak muda agar bangga mendukung pertanian di Kabupaten Cianjur,” kata Bupati.
Selain itu, Wahyu menyoroti rendahnya penyerapan pupuk subsidi oleh petani yang baru mencapai 56 persen. Ia menegaskan pemerintah daerah akan mempercepat penyerapan untuk meningkatkan produktivitas.
“Masih ada peluang sekitar 44 persen untuk penyerapan pupuk subsidi. Kami akan terus dorong para petani agar memanfaatkannya,” katanya.
Ia juga memastikan tidak ada alih fungsi lahan sawah di Cianjur. Pemerintah justru berupaya membuka lahan baru dan menggarap lahan terlantar agar produktif.
Berdasarkan data, sekitar 3.000 petani tergabung dalam lebih dari 300 gabungan kelompok tani (Gapoktan). Lahan pertanian tidak hanya ditanami padi, tetapi juga hortikultura, bunga, dan perkebunan.
“Kita optimistis pertanian di Cianjur bisa terus berkembang, menjadi penopang ekonomi sekaligus identitas daerah sebagai kota wisata pangan,” pungkas Wahyu.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…