“Setelah kami pastikan, mereka sudah bukan peserta didik SMP. Saat ini mereka menjadi siswa SMK yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.
Meski begitu, Disdikpora tetap memperkuat pembinaan kepada seluruh SMP di Kabupaten Cianjur untuk mencegah keterlibatan pelajar dalam aksi tawuran.
Menurut Ipan, pembinaan akan difokuskan pada penguatan karakter, pengawasan sekolah, serta edukasi agar pelajar tidak mudah terpengaruh ajakan negatif di media sosial.
“Kami terus mengingatkan sekolah dan peserta didik agar tidak terlibat tawuran maupun tindakan yang melanggar hukum,” katanya.
Ia juga meminta seluruh sekolah meningkatkan pengawasan terhadap siswa dan memperkuat pendidikan karakter agar lingkungan pendidikan tetap aman dan kondusif.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…