Karena itu, ia meminta BGN dan aparat penegak hukum memeriksa dugaan tersebut secara menyeluruh.
Aksi tersebut mendapat pengawalan polisi. Perwakilan massa kemudian berdialog dengan pengelola SPPG untuk membahas tuntutan mereka.
Hasil dialog menetapkan SPPG Peteuycondong 1 menghentikan operasional mulai 17 Agustus 2026 hingga waktu yang belum ditentukan.
Kepala SPPG Peteuycondong 1, Yoga Eriyanto, mengatakan pengelola akan berkoordinasi dengan Koordinator Wilayah SPPG terkait keputusan tersebut.
“Langkah selanjutnya kami berkoordinasi dengan Korwil setempat terkait pemberhentian operasional SPPG Peteuycondong 1,” kata Yoga.
Persoalan di SPPG Peteuycondong 1 sebelumnya juga mencuat pada Juni 2026.
Saat itu, Pemuda Pancasila Cibeber mendatangi SPPG dan meminta pengelola memperbaiki pelayanan kepada penerima manfaat.
Masyarakat ketika itu mengeluhkan menu dan porsi makanan yang dinilai belum sesuai kebutuhan penerima manfaat.
Sejumlah pemberitaan juga mencatat keluhan terkait aroma makanan serta penggunaan saus kemasan dalam paket MBG.
Kini, polemik kembali mencuat dengan persoalan berbeda, yakni dugaan pemotongan insentif mantan relawan.
Pengelola SPPG menghadapi tuntutan pemeriksaan dana insentif sekaligus penghentian operasional hingga waktu yang belum ditentukan.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufiq Munggaran, mendorong masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur menggelar rapat pleno untuk membahas penentuan jadwal Musyawarah…
RUANGPOJOK.COM - Polres Cianjur bersama Polsek Karangtengah menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan…
RUANGPOJOK.COM - Sebanyak 700 personel gabungan disiagakan untuk mengantisipasi dan menangani kebakaran hutan dan lahan…
RUANGPOJOK.COM - Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Nasdem, Saan Mustofa meninjau langsung kondisi korban…
RUANGPOJOK.COM - Polres Cianjur mengungkap puluhan kasus narkotika dan obat keras dalam operasi selama pertengahan…