“Kami sudah memastikan kembali kepada koperasi, dan jawabannya saat itu ayam belum datang,” katanya.
Hingga pukul 04.00 WIB, bahan baku ayam tetap belum diterima. Untuk mencegah keterlambatan distribusi MBG ke sekolah-sekolah, PLO Gizi memutuskan mengganti menu ayam dengan telur pada pukul 04.35 WIB.
SPPG kemudian kembali berkoordinasi dengan koperasi untuk pengadaan telur. Namun, sekitar pukul 09.50 WIB, stok telur masih kurang sekitar 600 butir untuk kebutuhan distribusi ke SMPN 1 Cilaku.
Sebagai bentuk tanggung jawab, pengawas distribusi mendatangi sekolah-sekolah penerima manfaat untuk menjelaskan pergantian menu sekaligus menyampaikan permohonan maaf.
Kepala SPPG juga menyampaikan kronologi kejadian kepada pihak sekolah melalui grup WhatsApp resmi.
Hingga kini, SPPG Sukaluyu menyatakan telah melakukan evaluasi internal dan berkoordinasi dengan koperasi yayasan agar keterlambatan bahan baku tidak kembali terulang pada distribusi MBG berikutnya di Cilaku.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…