Melihat antusiasme pengunjung yang tinggi, Gandi menyebut pihaknya akan menggelar evaluasi bersama vendor dan mempertimbangkan pelaksanaan rutin setiap akhir pekan.
“Ini peluang besar bagi petani lokal agar dapat memasarkan produknya secara berkelanjutan. Kami ingin menjembatani mereka yang selama ini kesulitan akses ke pasar modern, industri maupun eksport,” kata dia.
Menurut Gandi, beberapa produk yang ditampilkan bahkan sudah menembus pasar ekspor.
“Ada produk olahan dan umbi-umbian dari desa yang sudah ekspor. Ini bisa menjadi motivasi bagi desa-desa lain agar berani mengembangkan produk unggulan mereka,” ujarnya.
Ia menilai dukungan dari Kemendes dan pelaku usaha sangat penting dalam memperkuat ekosistem pemasaran desa.
“Kami berharap lebih banyak offtaker dan eksportir hadir di sini, agar mereka bisa menemukan produk yang potensial dari para petani lokal. Cipanas Farmers Market menjadi jembatan antara produsen dan pasar global,” pungkas Gandi.
Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Promosi dan Pemasaran Produk Unggulan Kemendes PDTT, Prof. Dr. Yusra, M.Pd.; Ketua Umum KTNA, Ir. H.M. Yadi Sofyan Noor; Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi Gerindra, Abdul Karim; Ketua Komisi II DPRD Cianjur, Aziz Muslim; serta para camat, kepala desa, pendamping desa, pelaku usaha, dan komunitas.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…