“Setelah koordinasi, kami langsung turun ke lapangan bersama mitra, penyuluh pertanian lapangan (PPL), dan Babinsa.
Hingga saat ini, realisasi penyerapan mencapai sekitar 1.031 ton atau 3,52 persen dari target,” jelas Yanto.
Ia berharap kondisi cuaca yang masih sering diguyur hujan tidak menghambat proses penyerapan gabah dan beras di tingkat petani, sehingga target dapat tercapai sesuai jadwal.
Yanto menegaskan, kebijakan harga pembelian GKP Rp6.500 per kilogram diharapkan benar-benar memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani.
“Dengan harga yang layak, petani diharapkan semakin sejahtera dan termotivasi meningkatkan hasil panen, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas,” katanya.
Program penyerapan gabah dan beras ini bertujuan memperkuat Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) sekaligus mendukung program strategis nasional, seperti Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Bantuan Pangan Beras.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…