“Mereka pulang bermain bola, dekat Sungai Cijampang. Kemungkinan mandi di sungai, jumlahnya enam orang. Dua korban meninggal, satu ditemukan lebih dulu sekitar 200 meter dari lokasi awal,” kata IPTU Budi.
Ia menambahkan, HAA merupakan korban kedua yang ditemukan setelah pencarian beberapa hari.
“Korban ditemukan mengambang di Sungai Cibuni, wilayah Cijati, terseret arus,” ujarnya.
IPTU Budi mengimbau orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat musim hujan.
“Kami terus mengingatkan melalui Bhabinkamtibmas agar orang tua mendampingi anak-anak dan melarang bermain di sungai atau selokan saat debit air meningkat,” katanya.
Kepala Desa Pagelaran, H Rachmat Kusyandi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pencarian.
“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan dan warga yang telah membantu pencarian. Semoga semua kebaikan ini mendapat balasan dari Tuhan,” ujarnya.
Rachmat juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta mengimbau warga agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat debit air sungai meningkat.
Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…