“Semuanya sudah ditangani, sebagian sudah pulang, dan kondisinya normal. Pihak Dinas Kesehatan juga sudah mengambil sampel makanan untuk diperiksa,” katanya.
Sementara itu, Perwakilan Puskesmas Gekbrong, Nani, membenarkan bahwa siswa yang sempat dirawat sudah dipulangkan setelah menjalani observasi selama empat jam.
“Anak-anak datang dengan keluhan mual dan pusing, tapi tidak ada gejala berat. Setelah diperiksa, semuanya dinyatakan aman,” ucapnya.
Selain itu, Puskesmas Gekbrong juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur untuk menelusuri penyebab dugaan keracunan tersebut.
Hingga kini, hasil pemeriksaan laboratorium atas sampel makanan masih menunggu keluaran resmi dari dinas terkait.
Kasus ini menambah daftar dugaan keracunan makanan program MBG di Cianjur dan mendorong pemerintah daerah memperketat pengawasan kualitas serta distribusi pangan di sekolah.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…