Ia juga mengapresiasi langkah pemerintah desa yang membangun dapur darurat untuk mempercepat distribusi bantuan.
“Dapur sementara ini sangat membantu penanganan cepat di lapangan,” ujarnya.
Banjir terjadi akibat luapan sungai di sekitar permukiman. Peningkatan debit air dipicu hujan di wilayah hulu, meski di lokasi kejadian tidak turun hujan.
“Kalau di hulu hujan, debit air meningkat dan berdampak ke wilayah ini,” jelasnya.
Dalam penanganan darurat, petugas bersama warga membersihkan material lumpur dan menyelamatkan barang yang masih bisa digunakan.
Kegiatan pembersihan akan dilanjutkan dengan pembagian tugas terkoordinasi agar penanganan lebih maksimal.
Untuk solusi jangka panjang, Polres akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna melakukan pengerukan sungai yang mulai dangkal. Langkah ini dinilai penting untuk mengurangi risiko banjir serupa.
Sementara itu, Ketua PMI Cianjur Ahmad Fikri mengatakan pihaknya menerjunkan belasan relawan untuk membantu evakuasi dan pembersihan rumah warga.
Tak hanya itu, PMI juga menyalurkan bantuan logistik bagi keluarga yang terdampak banjir bandang.
“Relawan PMI membersihkan rumah yang mulai surut agar warga bisa segera kembali. Kami juga menyalurkan bantuan logistik,” pungkasnya.
Page: 1 2
RUANGPOJOK.COM - Warga dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Campakamulya, Kabupaten…
RUANGPOJOK.COM - Kapolsek Mande memberikan pembinaan kepada siswa SDN Cibalagung, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, setelah…
RUANGPOJOK.COM - Polisi menyelidiki dugaan percobaan penculikan terhadap dua siswa kelas I SDN Cibalagung, Desa…
RUANGPOJOK.COM - Musim kemarau selama lebih dari 40 hari memicu krisis air bersih di Desa…
RUANGPOJOK.COM - Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Isfhan Taufik Munggaran, mengajak masyarakat…
RUANGPOJOK.COM - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea.…